Cerita Sex Terbaru – Bercinta Dengan Tyas Gadis Jawa

5819 views

Cerita Sex Terbaru – Bercinta Dengan Tyas Gadis Jawa – Rumah dengan gaya Jawa yang sangat mewah dan mempesona itu ternyta milik keluarga Bambang yaitu rumah yang sangat aku dambakan, hari itu aku ada janji dengan ibu Elsa mau konsultasi tentang interior ruang tidur utama untuk anaknya.

Cerita Sex Terbaru - Bercinta Dengan Tyas Gadis Jawa Cerita Sex Terbaru - Bercinta Dengan Tyas Gadis Jawa Cerita Sex Terbaru - Bercinta Dengan Tyas Gadis Jawa Cerita Sex Asik Bersenggama dengan Tyas

Cerita Sex Terbaru – Bercinta Dengan Tyas Gadis Jawa

“Selamat siang bu” Aku menyapa.

Bu Elsa berdiri didepan pendopo sambil tersenyum.

“Selamat siang juga, silahkan masuk” Bu Elsa berjalan mendahuluiku menuju pintu utama.

Cerita Sex Terbaru – Bercinta Dengan Tyas Gadis Jawa – Wanita itu kelihatan cantik dan ayu, walaupun mungkin usianya sudah 40 tahunan, tapi tubuhnya masih sangat terpelihara, buah dadanya besar menyembul dari balik kebaya yang dikenakannya.

Aku jadi membayangkan yang tidak2 sewaktu melihat pinggul Bu Elsa yang bergoyang2 ketika berjalan. Kubayangkan meremas pinggul itu tentu enak.

“Maaf kalau rumah saya kelihatan berantakan” Kata Bu Elsa.

Cerita Sex Terbaru – Bercinta Dengan Tyas Gadis Jawa – Aku tertawa kecil. “Aah…rumah Ibu sangat bagus dan punya nuansa yang sangat bagus” Jawabku sejujur mungkin. Lalu Bu Elsa menyuruh pelayannya menghidangkan minuman dan memanggil anaknya.

“Silahkan duduk” Ajak Bu Elsa.

Cerita Sex Terbaru – Bercinta Dengan Tyas Gadis Jawa – Aku lalu duduk sambil memperhatikan ruang keluarga yang sangat luas itu. Semua tertata dengan indah disertai sentuhan2 asesoris yang mencerminkan pemilik rumah punya selera tinggi.

Bu Elsa duduk diseberangku, kuperhatikan wajah yang ayu itu, tapi yang paling menarik perhatianku adalah gunung yang menyembul dari balik kebayanya.

“Bagaimana…..kok diam saja” Tiba2 suara bu Elsa membuatku sadar dari lamunan jorok.

“Oh…rumah Ibu tertata dengan sangat baik dan saya kira….” Ucapanku terhenti ketika seorang gadis manis berjalan menuruni tangga. Gadis itu masih muda sekali, mungkin baru umur 18 tahunan, rambutnya panjang, ia memakai kaus ketat dan celana pendek ketat.

Aku makin kagum melihat kesamaan buah dada yang besar antara Ibu dan anaknya. Diam2 aku menelan ludah, alangkah beruntungnya kalau aku dapat memacari gadis itu.

“Ooo…kenalkan ini anak saya satu2nya, namanya Tyas” Kami lalu berkenalan. Senyuman gadis itu sangat manis, walaupun tidak dapat dibilang secantik ibunya, tapi tubuhnya betul2 aduhai. Kami lalu duduk sama2 diruangan itu, aku mulai mengeluarkan notes untuk mencatat apa yang akan dibutuhkan mereka dalam menata ruangan nanti. Kami lalu memperbincangkan disain.

“Nah sekarang saya ingin melihat ruang yang hendak Ibu tata kembali”

Ayolah…..biar Tyas yang mengantarkan adik melihatnya, soalnya Ibu ada arisan dan sekarang sudah harus pergi” Bu Elsa lalu beranjak keluar.

“Mau lihat yang mana dulu, kamar Ibu atau kamar saya?” Tyas bertanya sambil bangkit berjalan menuju tangga. Aku mengikuti dari belakang sambil memperhatikan pantatnya yang sangat menonjol dan kelihatan kencang sekali.

“Terserah yang mana dulu, toh nanti juga kelihatan semua” Jawabku.

Kami lalu naik tangga dan tiba didepan pintu salah satu kamar yg paling dekat dengan tangga. Tyas membuka pintu lalu berjalan masuk.

Tercium bau harum ketika aku melangkah masuk mengikutinya. Kamar itu sangat bagus dan luas, semua telah tersedia, ranjang yang besar, bedside table dan lampu tidur yang indah, buffet TV yang juga sangat lengkap.

Aku jadi bingung apanya yang mau dirubah. Lalu kami berjalan menuju dressing room, ternyata itu kamar Tyas. Dressing room semuanya penuh dengan lemari pakaian dan laci2 pakaian dalam. Dan semua tertata rapi.

“Saya jadi bingung, apa lagi yang mau dirubah, kamar ini sudah sangat bagus kok” Ujarku.

“Yah…tapi Tyas dan Ibu sudah bosan dengan meubel dan interiornya, pokoknya tolong dirubah semua deh, Tyas mau suasananya lebih gelap dan lebih cozy” Jawab gadis itu.

“Oke…kalau begitu saya perlu mengukur ruangan ini secara kasar dulu, nanti ada orang yg akan mengukur detail2nya”

Aku lalu mengeluarkan meteran dr kantung celana dan mulai mengukur ruangan yang cukup luas itu. Waktu aku sedang mengukur dekat ranjang, mataku tertumbuk pada majalah2 yang tergeletak agak masuk kekolong ranjang.

Kuperhatikan ternyata majalah Playboy dan majalan homo, tidak itu saja, ada beberapa VCD porno juga. Tiba2 saja Tyas sudah ada dibelakangku dan tangannya secepat kilat membereskan majalah dan vcd yang berserakan dikolong ranjang.

“Aduh sorry ya…..” Ucap gadis itu, kulihat wajahnya seperti tanpa dosa.

Aku tersenyum kecut. “Ah nggak apa2 kok…..biasa” Jawabku.

“Itu punya teman yang ketinggalan waktu nginap kemarin” Gadis itu berusaha berdalih.

“Punya sendiri juga nggak apa2 sich” Ujarku sambil meneruskan mengukur.

Kali ini aku kaget lagi waktu tak sengaja tanganku menyentuh sesuatu dekat kolong ranjang sisi lain. Aku keluarkan barang itu agar tidak menghalangi meteranku, setelah kuperhatikan ternyata itu sebuah dildo yang memakai baterai.

Bentuknya persis penis, tapi ada jumbai2 diujungnya, aku tak tahu untuk apa. Kudengar Tyas menjerit tertahan, lalu tangannya merebut benda itu dari tanganku. Kali ini wajahnya memerah, cepat2 dimasukkan benda itu kedalam laci.

“Aduh….maaf banget…pasti ketinggalan lagi” Kata Tyas.

Aku tersenyum. “Masa sih???” Aku mencoba menggoda.

Diam2 penisku menjadi agak tegang.

“Betul…saya sih nggak pernah cobain” Bantah gadis itu.

“Masa sih???” “Betul…masa saya bohong?”

“Kalau begitu harus dibuktikan” Jawabku makin berani.

Tyas memandangiku, mula2 kelihatan kaget. “Maksud mas?” Tanyanya kedengarannya sih lugu.

“Iya kalau belum pernah kan kelihatan” Aku makin berani lagi. Mungkin agak vulgar tapi biarlah.

“Enak aja…..Mas dulu aja yang kasih lihat” Aku terkejut juga mendengar jawaban itu.

“Bener nih???” Tantangku. Tyas terkekeh.

“Coba….” Aku tak menunggu lagi, segera kubuka ikat pinggangku lalu resulting celanaku, dan kupelorotkan celanaku, lalu kukeluarkan penisku yang sudah setengah tegang itu. Tyas menutup mulutnya sambil menatap penisku yang cukupan buat orang timur.

“Iiiih jorook…..” Bisik gadis itu. Aku makin berani, kukocok pelan penisku dihadapannya, segera menjadi tegang walaupun belum maksimal.

“Sekarang giliran kamu dong….” Kataku sambil membiarkan penisku tetap diluar.

“Malu ah….” Gadis itu mencoba bangkit dari duduknya. Tapi aku menahannya.

“Lho kan udah janji???” Protesku.

“Iya tapi kan malu…..”

“Nggak bisa…kalau janji harus ditepati”

“Iya deh…tapi buka sendiri aja”

Segera tanganku menarik tururn celana ketat dari bahan kaus itu. Sekarang kulihat celana dalamnya yang tipis berwarna hitam.

Cerita Sex Asik Bersenggama dengan Tyas

Seperti Kisah Ini Cewek ABG Horny Berat

Aku tarik lagi celana dalam itu, sehingga terlihat vaginanya yang tertutup bulu yang tidak begitu lebat. Kulihat bentuk vagina Tyas masih bagus sekali, clitnya tidak terlihat karena gadis itu sedang merapatkan kedua kakinya.

Perlahan aku raba, Tyas mengelak malu2 tapi tidak berusaha keras, sehingga jari2ku masih tetap mengelus vaginanya. Ia mulai menggeliat kecil disertai desisan lembut. Lalu kumasukkan satu jariku kedalam lubang vaginanya, Tyas menggigit bibirnya sambil memandangku.

“Lho kok digituin? katanya mau membuktikan” Tyas protes tapi tak bergerak.

“Iya ini kan baru pembuktian awal” Jawabku. Kuteruskan kegiatanku dengan rajin. “Cium…..” Bisiknya. Aku segera bangun dan menciumnya. Lidah kami saling mengait, ia melumat bibirku dan aku membalsanya dengan penuh nafsu.

Tanganku masuk kedalam kausnya lalu kuremas2 buah dadanya yang ternyata tidak memakai bra. Kuelus elus puting susunya dan tanpa kusadari aku dan Tyas telah jatuh keatas ranjangnya.

Tangan Tyas menggenggam penisku lalu meremas perlahan, ternyata gadis ini sudah berpengalaman. Tanganku terus menelusuri seluruh lekuk tubuhnya.

Wangi perfume yang lembut makin menambah gelora kejantananku. Aku mulai merasakan cairan vaginanya yang mulai membanjir sehingga tiga jariku dapat masuk dengan leluasa.

“Aaahhh…masukin saja Mas, biar terbukti” Rintih Tyas. Tangannya menuntun penisku kearah vaginanya. Aku pasrah merasakan penisku digosok2kan divaginanya.

Lalu aku mulai mendorong sehingga penisku segera terbenam dalam liang vagina Tyas. Hampir bersamaan aku dan dia mengeluh nikmat.

“Uuuhhhhh……enak sekali Mas…..pelan2 saja sodoknya” Rintih Tyas.

Kuturuti kemauanya. Kupompa perlahan2 sambil merasakan kenikmatan yang menjalar keseluruh tubuhku. Tangan Tyas meremas2 pantatku, sebentar2 ia mengangkat pinggulnya, seolah2 ingin seluruh penisku menghujam makin dalam.

Kami bergumul sambil berciuman, kadang2 kuhisap puting susunya yang berwarna merah muda dan masih sangat bagus bentuknya.

“Saya yang diatas Mas….” Lalu kami bergulingan sehingga Tyas berada diatas. Sekarang gadis itu yang bekerja memompa penisku, rambutnya yang panjang kadang2 jatuh kewajahku, tanganya memilin2 puting dadaku sedangkan tanganku terus meremas buah dadanya dengan lembut.

“Aduhhh……Tyas nggak tahan lagi Maassss……..aaakhhh” Kurasakan ia menekan vaginanya sedalam mungkin sambil menggoyang2 pinggulnya. Lalu kulihat kedua matanya membalik seperti orang kesurupan, tangannya mencakar2 dadaku.

Sekian lama berlalu tapi gadis itu masih terus memejamkan matanya dan menekan kuat vaginanya. Penisku seperti berdenyut2 didalam liang itu.

Lalu Tyas mulai lagi mengangkat pinggulnya dan memompa penisku lagi. Kemudian bibirnya melumat bibirku. Setelah beberapa lama ternyata aku masih belum mencapai orgasme. Lalu ia bangkit dan mengambil tissue, kemudian tissue itu dipilin2 lalu dimasukkan kedalam vaginanya.

“Banjir…..nah sekarang giliran Mas yang harus keluar” Kemudian Tyas naik lagi keatas tubuhku. Kali ini kurasakan penisku agak sulit masuk kedalam liang vaginanya.

Tapi setelah masuk dan dipompa oleh Tyas, saya merasakan apa sebenarnya yang dinamakan kenikmatan senggama. Perasaanku campur aduk merasakan nikmatnya enjotan Tyas.

“Aduuuh Sin….saya mau ke….” Belum sempat ucapanku habis, air maniku menyembur kencang didalam vagina Tyas. Gadis itu menekan sedalam mungkin penisku sambil menggoyang2kan pinggulnya.

Lalu setelah beberapa saat ia mengangkat pinggulnya sehingga penisku tercabut keluar, lalu dimasukkan lagi perlahan2 sambil dipompa olehnya.

Aku merasakan tubuhku meriang menikmati perlakuan Tyas, kemudian kurasakan penisku tercabut lagi lalu dikocok2 perlahan oleh tangannya. Air maniku berlumuran ditangannya. Lalu kulihat air maniku juga menetes2 dari vaginanya.

“Enak?” Tanya Tyas.

Aku mengangguk. “Belum pernah seenak ini” Jawabku pelan.

“Jadi sudah terbukti belum?” Tanya gadis itu lagi.

Aku tertawa. “Sudah…ternyata kamu memang tidak suka dengan yang begituan, kamu lebih suka yang asli”

“Nakal….” Perutku dicubitnya. Lalu kami kembali bergumul selama beberapa saat. Tak lama kemudian Tyas bangun dan berjalan kekamar mandi, sedangkan aku kembali berpakaian dan meneruskan pekerjaanku.

Aku bersyukur telah mendapatkan Tyas, kami terus berhubungan, kadang2 dihotel kadang2 dirumahnya, ketika Bu Bambang sedang keluar.

Sebulan kemudian aku mendapatkan kenikmatan yang jauh lebih dashyat…….tunggu saja.

Incoming search terms:

  • cerita sex terbaru
  • sex jawa
  • Jawa sex
  • cerita sex gadis
  • cerita sex jawa
  • GADIS SEX
  • www ceritagadissex com
  • cerita gadis sex
  • foto sex
  • cerita bercinta terbaru

Tags: #Cerita Daun Muda #cerita dewasa #Cerita Mesum #Cerita Ngentot #Cerita Selingkuh #cerita sex #Terbaru Desember 2015

Tinggalkan pesan "Cerita Sex Terbaru – Bercinta Dengan Tyas Gadis Jawa"