Cerita Sex – Pengalaman Belajar Ngentot Waktu Kecil

8264 views

Cerita Sex – Pengalaman Belajar Ngentot Waktu Kecil | Panggil saja nama saya Johan, dan saya akan menceritakan kisah nyata yang terjadi pada diri saya ketika saya masih berumur sekitar 13 thn ketika keluarga kami tinggal di Palembang. Pada saat itulah saya pertama kali mengalami “Pengalaman” gituan dan dgn seorang perempuan yang jauh lebih tua.

Cerita Sex - Pengalaman Belajar Ngentot Waktu Kecil Cerita Sex - Pengalaman Belajar Ngentot Waktu Kecil Cerita Sex - Pengalaman Belajar Ngentot Waktu Kecil

Cerita Sex – Pengalaman Belajar Ngentot Waktu Kecil

Cerita Sex – Pengalaman Belajar Ngentot Waktu Kecil | Mungkin pada waktu seumur-umur seperti itulah memang seorang anak laki-laki mulai mengalami masa puber, dimana saya mulai tertarik akan lawan jenis dan akan hubungan antara laki-laki dan perempuan, walaupun saya tdk byk mengerti mengenai akan hal itu. Mungkin sdh waktunya saya harus mengalaminya dan saya tdk bisa melupakan bagaimana kami disekolah mulai membaca dan mengedarkan cerita-cerita porno yang stensilan ataupun diketik biasa dgn menggunakan kertas karbon. Saya masih ingat sekali ketika saya pertama kali dipinjami satu stensilan cerita porno yang berjudul “Isteri Serdadu” dan setiap malam saya baca cerita itu sambil bermain-main dgn kemaluanku sendiri sampai suatu saat saya mengalami “Klimaks” dan kemaluanku memuncratkan cairan mani yang jernih. Pada saat itu aku perhatikan bahwa mani-ku jernih dan tdk seperti yang di blue-film yang pernah saya tonton beberapa thn kemudian dimana mani yang dikeluarkan oleh pemain-pemain film itu selalu putih dan kental. Baru setelah kira-kira 2-3 thn kemudian, mani yang kukeluarkan mulai menjadi kental dan keputih-putihan seperti cairan air tajin (kanji).

Cerita Sex – Pengalaman Belajar Ngentot Waktu Kecil | Pada waktu itu ada sepasang suami iseri yang baru kawin yang menyewa satu kamar didlm rumah kami sementara mereka mencari rumah kontrakan. Rumah kami cukup besar dan mereka memasak sendiri dgn menggunakan dapur di bagian belakang rumah. Saya sering mendengar mereka bercengkerama didlm kamar mereka dan si isteri sering ketawa cekikikan, tetapi saya belum begitu mengerti dan belum bisa membayangkan kira-kira apa sih yang mereka sedang lakukan didlm kamar. Tetapi saya mulai ingin th terutama setelah membaca cerita-cerita porno stensilan yang saya pinjam dr teman-teman disekolah. Kamar tidurku kebetulan bersebelahan dgn kamar tidur mereka dan dibatasi oleh dinding Papan. Satu malam, ketika saya mendengar sang isteri ketawa cekikikan, saya coba mengintip dan saya menemukan celah-celah diantara Papan kDeayu yang membatasi kamar kami. Saya melihat dgn jelas bagaimana mereka berdua sedang duduk dipinggir tempat tidur, tubuh si isteri terbuka sampai di pinggang dan si suami sedang meremas-remas buah dada isterinya. Kemaluanku menjadi tegang sekali dan dada saya berdebar-debar dgn sangat kencang dan lututku terasa lemas.

Cerita Sex – Pengalaman Belajar Ngentot Waktu Kecil | Kemudian si suami mulai mengisap-isap pentil buah dada isterinya yang sangat montok dan mulus dan tanpa terasa tanganku mulai mempermainkan kemaluanku sendiri. Tdk lama kemudian mereka bangkit dr tempat tidur dan si isteri kemudian membaringkan diri ditempat tidur dgn pantatnya pas berada dipinggiran tempat tidur. Rambut kemaluannya kelihatan sangat hitam dan lebat dan membukit dan kedua kakinya terjuntai kelantai. Si suami kemudian berlutut didepan kemaluan isterinya dan si isteri mengangkat kedua kakinya dan meletakkannya diatas bahu suaminya. Saya melihat si suami membenamkan wajahnya kedlm bukit hitam kemaluan isterinya dan saya hanya bisa mengira-ngira bahwa dia pasti sedang menciumi atau menjilati kemaluan isterinya. Isterinya menggeliat-geliat dan tangannya meremas-remas rambut kepala suaminya. Setelah bermain seperti itu beberapa lama, si suami berdiri dan mereka kelihatan berbisik-bisik satu sama lain. Si isteri kemudian berdiri dan mengambil selimut dr tempat tidur dan mengembangkannya di lantai. Dasternya jatuh kelantai dan saya sangat terrangsang melihat tubuhnya yang telanjang bulat. Buah dadanya berDeayun-Deayun naik turun dan saya bisa melihat celah-celah pahanya yang mengkilat karena basah. Dia kemudian membaringkan diri diatas selimut dilantai dgn kakinya mengarah ke tempat dimana saya mengintip. Ketika dia merenggangkan kakinya, saya bisa melihat bibir kemaluannya yang merah dan basah. Seakan-akan saya bisa mengulurkan tanganku dan menyentuhnya karena jaraknya hanya kira-kira dua meter dr dinding dimana saya mengintip.

Kemudian si suami membuka celana dlmnya dan kelihatanlah kemaluannya yang sdh berdiri tegak lurus yang panjangnya ada kira-kira 10 centimeter tetapi kelihatannya sangat besar batangnya. Dia berlutut diantara kaki isterinya dan isterinya mengangkat lututnya sehingga pahanya menjadi lebih terbuka. Saya hanya bisa melihat dr belakang ketika si suami naik menindih isterinya. Setelah dia menekan dan memasukkan kemaluannya kedlm kemaluan isterinya, kaki isterinya naik dan melingkari kedua paha suaminya dan kemudian bokong suaminya kelihatan naik turun dgn gerakan yang teratur. Tanganku sendiri sdh basah oleh lendir mani dr sdh saya keluarkan dr kemaluanku dan rasanya nikmat sekali; jauh lebih nikmat drpada ketika onani dgn membayangkan adegan-adegan yang tertulis di buku stensilan – disini saya melihat sendiri dgn mata kepala saya sendiri lelaki dan perempuan yang sedang bersenggama.

Saya terus mengintip dan setelah si suami memompa isterinya kira-kira 5 menit, pantatnya mulai bergerak naik turun dgn sangat cepat dan saya melihat tiba-tiba otot-otot dipantatnya menjadi keras dan dia menekan dlm-dlm dan tangan isterinya merangkul kepalanya erat-erat. Saya merasa sangat iri melihat kemesraan dan kenikmatan mereka berdua dimana mereka boleh menikmati sesuatu yang menjadi rahasia buat saya pada saat itu. Mereka tergeletak diam bertindihan seperti itu beberapa menit dan kemudian si suami menggulingkan tubuhnya kesamping dan berbaring disamping isterinya. Kemaluannya kelihatan lemas dan basah dan dicelah-celah paha isterinya saya melihat cairan putih mengalir sampai jatuh keselimut tempat dia berbaring. Kemudian isterinya mengambil celana dlm suaminya yang terletak dilantai dan dgn itu dia menyeka kemaluannya sendiri dan kemudian batang kemaluan suaminya.

Sayapun diam-diam dan pelan-pelan kembali ke tempat tidurku dan didlm gelap saya mulai mengocok kemaluanku kembali sampai saya ejakulasi untuk kedua kalinya dan kemudian saya tertidur dgn lelap. Sekolah SMP yang saya ikuti adalah sekolah sore yang mulai dr pukul 12 siang sampai pukul 4 sore. Setiap pagi saya tinggal dirumah sendirian karena orang tua saya pergi bekerja ke kantor dan saudara-saudara saya yang lain bersekolah di pagi hari. Satu hari saya sedang mengerjakan PR di meja makan ketika saya kembali mendengar suara si isteri yang sedang ketawa cekikikan di dlm kamar mereka. Saya segera meninggalkan meja makan dan masuk kedlm kamar tidurku untuk mengintip adegan yang sangat menggairahkan itu. Si isteri sedang menungging di atas tempat tidur dan ketika saya menyaksikan pantatnya yang bulat dan putih mulus itu, mani saya rasanya hampir muncrat saat itu juga. Si suami berlutut dilantai dan menjilati kemaluan isterinya dr belakang. Aduh alangkah enaknya, saya berkata dlm hati. Kapan saya bisa menikmati yang seperti itu, kata saya ngiri.

Sedang asyik-asyiknya nonton, tiba-tiba seseorang menepuk pantatku dr belakang. Saya hampir pingsan karena terkejut karena saya mengira bahwa orang tua saya sdh pulang dan saya tertangkap basah mengintip orang bersenggama. Tetapi ketika saya menoleh ke belakang, saya melihat si Deayu’, tetangga dr sebelah dan dia tersenyum dan berbisik, “Hayo, kethan ngintip. . !” Saya merasa lemas dan sangat malu dan ketakutan dan sayapun merebahkan diri diatas tempat tidur sambil tengkurap untuk menenangkan diriku. Nah, disini saya perlu menjelaskan sedikit mengenai tetangga kami, si Deayu’. Dia tinggal bersama tiga orang anaknya yang masih kecil-kecil karena suaminya tinggal di Tanjung Karang dgn isteri mudanya. Suaminya sangat jarang datang mengunjungi dia. Selama 2 thn kami bertetangga, saya mengingat bahwa suaminya hanya pernah datang dua kali. Seringkali si Deayu’ datang “Meminjam” beras atau uang dr Ibu saya karena suaminya terlambat mengirim uang belanja. Dia juga sering meminta kakak saya yang perempuan yang pintar menjahit untuk menjahit bajunya yang kemudian dia akan bayar apabila dia sdh menerima uang dr suaminya.

Kira-kira tiga bulan sebelumnya, ketika saya sedang sendirian di rumah, Deayu’ datang dan katanya ingin ngepas bajunya yang sdh hampir selesai dijahit oleh kakak saya. Pada waktu itu tdk ada orang lain dirumah selain saya sendiri. Saya bawa dia masuk kedlm kamar kakak saya untuk mencoba bajunya. Ketika dia meminta saya untuk keluar karena dia harus menanggalkan pakaiannya, saya diam saja dan tdk beranjak. “E-eh, kamu nggak mau keluar, iya? Mau lihat Deayu’ telanjang’ katanya. “Boleh kan’ kata saya berharap. “Budak nakal’ katanya dan dia memutar tubuhnya membelakangi saya sambil membuka pakaiannya. Oh, lututku menjadi lemas melihat badannya yang putih mulus dan pantatnya yang montok; dia ternyata tdk mengenakan celana dlm! Tanpa saya sadr saya maju dan mengelus pantatnya yang mulus. Dia berbalik dan memukul tangan saya. “Heh, koq lancang!” katanya setengah marah, setengah bercanda dan mata saya melotot melihat bagian depan tubuhnya yang buat saya begitu indah dan menggiurkan. Saya terpesona melihat perutnya yang sangat mulus dan bersih dan yang paling mempesonakan adalah kemaluannya yang sangat mulus tanpa rambut sedikitpun! Hanya ada kelihatan bibirnya yang kemerah-merahan dgn sedikit warna cokelat menyembul keluar seperti senyum simpul yang agak peot. “Bandel! Nanti saya bilangin mamih kamu, lho!” katanya tetapi dia tdk berusaha menutupi tubuhnya dan mulai mengenakan pakaian baru yang akan dicobanya. Dia mulai mengenakan baju itu dgn menurunkannya mulai dr kepala dan ketika baju itu menutup kepalanya, saya tanpa sadar menulurkan tangan saya dan mengelus bibir kemaluannya. Dia hampir melompat karena kaget tetapi saya segera lari keluar dr kamar. Nah, kembali kepada peristiwa saat ini, ketika saya tengkurap ditempat tidur, ternyata Deayu’ meneruskan untuk mengintip sendiri adegan yang sedang terjadi didlm kamar tidur. Saya tdk menyadrnya tetapi tiba-tiba saya merasa tangannya mengelus punggung saya dan ketika saya berbalik, Deayu’ sedang duduk dipinggir tempat tidur dan berbisik, “Mereka lagi ngentot. . , ” katanya dgn nafas yang agak berat.

Saya diam saja karena masih belum pulih dr rasa kaget dan malu, tetapi tiba-tiba Deayu’ meraba kearah kemaluanku yang sdh mulai bangun lagi. Saya diam saja dan biarkan dia membuka resleting celana saya dan tangannya kemudian mengelus-elus batang kemaluanku yang sdh berdiri tegak. Dia kemudian berlutut dilantai disisi tempat tidurku dan mulai mengemut kontolku yang masih belum begitu besar. Saya merasa sangat geli dan nikmat dan tiba-tiba saya mengejang dan maniku muncrat didlm mulut Deayu’. Dia teruskan mengisap kontolku yang tetap tegang, lalu kemudian dia membuka dasternya dan naik ketempat tidur. Dia kemudian mengangkangi kepala saya dan menyodorkan kemaluannya yang mulus kewajahku. Sekarang saya bisa melihat dgn jelas sekali bibir kemaluannya yang sdh basah dan saya bisa mencium sedikit bau amis bekas kencing yang sangat merangsang bagiku. Dia membuka bibir kemaluannya dgn jari2nya dan menekankan kemaluannya yang merah dan basah kewajahku. Saya hampir tdk bisa bernapas dan saya mendorongnya mundur. Oh, saya berkata dlm hati, sekarang saya tdk perlu iri lagi dgn pasangan yang sedang bermain di dlm kamar tidur sebelah. Sekarang saya bisa menikmati hal yang sama dgn Deayu’ dan bukan hanya membayangkan adegan-adegan cerita porno stensilan saja. Deayu’ merebahkan dirinya di tempat tidurku dan membuka pahanya lebar-lebar. “Ayo, masukin ke nonok Deayu’. . , ” katanya berbisik.

Saya menaiki tubuhnya dan menindih perutnya yang hangat dan mulus. Buah dadanya terasa lunak menekan wajahku yang masih basah oleh lendir dr kemaluannya dan saya mencoba untuk memasukkan kontolku kedlm celah-celan bibir kemaluannya. Deayu’ menolong saya dgn menutun kemaluanku masuk ke dlm kemaluannya, dan saya merasakan kenikmatan yang amat sangat ketika saya merasakan kehangatan liang kemaluannya yang mengulum batang kemaluanku yang masih remaja itu, dan secara refleks saya mulai memompa naik turun. Hanya setelah kira-kira 3 menit saja, Deayu’ tiba-tiba menjepit pinggangku dgn kakinya yang melingkari pinggulku dan badanya mengejang dan dia mengeluarkan suara seperti orang mengangis. Lalu dia menjadi diam dan saya merasa liang kemaluannya berdenyut-denyut dan batang kemaluanku seperti disedot-sedot. Saya juga tdk tahan lagi dan saya menyemprotkan maniku kembali untuk kedua kalinya. Deayu’ merangkul kepala saya ke dadanya dgn sangat erat sampai saya merasa sulit bernapas, dan saya sangat takut jangan sampai suaranya yang seperti orang menangis itu didengar oleh pasangan yang ada didlm kamar sebelah.

Kami diam di dlm posisi seperti itu selama beberapa menit, lalu Deayu’ melepaskan rangkulannya dan pahanya mengendor dan jatuh kesamping. Saya mendorong diriku untuk bangun dan saya melihat wajah Deayu’ yang kelihatan merah dan matanya tertutup. Saya mencabut kontol saya pelan-pelan dr lubang kemaluan Deayu’ yang sdh sangat becek. Gerakan ini membuat gairahku bangkit kembali dan kontolku menjadi keras kembali, dan sambil bertopang kekasur seperti seseorang yang melakukan push-up, sayapun mendorong kemaluanku keluar masuk kemaluan Deayu’. Saking beceknya saya bisa mendengar suara seperti mengocok sabun. Dgn masih menutup matanya, Deayu’ mengimbangi gerakanku dgn pinggulnya, naik turun dan bergoyang kekiri kekanan. Dia menggigit bibir bawahnya dan tiba-tiba dia mengangkat pinggulnya untuk mengantisipasi masuknya kontolku lalu kakinya kembali melilit pinggulku dgn erat dan tiba-tiba dia kentut dgn keras beberapa kali. Entah kenapa saya sangat dirangsang mendengar dia kentut, dan ketika saya merasa bahwa kenikmatan ejakulasi mulai datang, saya menyodok dlm-dlm dan sekali lagi saya semprotkan air maniku didlm lubang kemaluannya dan saya merasakan kembali lubang kemaluannya berdenyut-denyut. Saya kemudian bangkit dan pergi mandi karena saya harus pergi ke sekolah. kira-kira dua bulan kemudian, pasangan suami isteri itu pindah kerumah kontrakan mereka yang baru. Saya tinggal sendirian dirumah dan hampir setiap hari Deayu’ mengajak saya untuk bersetubuh dan kami melakukannya sepuas-puasnya, kadang-kadang bisa sampai 3 kali berturut-turut. Kadang-kadang Deayu’ begitu bernafsunya sehingga walaupun dia sedang mens dia sering juga mengajak main.

Kami bertetangga sampai satu thn lagi sampai keluarga saya pindah ke Jakarta, dan orang-orang tdk ada yang mencurigai perbuatan kami dimana kami melakukan persetubuhan hampir setiap hari. Saya masih begitu muda sehingga kuat melayani Deayu’ yang betul-betul sangat haus akan kepuasan karena suaminya hampir tdk pernah datang mengunjungi dia. Seperti saya katakan tadi diatas, Deayu’ mempunyai tiga orang anak. Yang paling tua adalah seorang perempuan yang masih berumur 11 thn bernama Efi. Saya pernah mempunyai kesempatan untuk menyetubuhi kedua Ibu dan anak sekaligus, tetapi pengalaman itu saya akan ceritakan di kesempatan yang lain.

Incoming search terms:

  • daun muda sex
  • cerita daun muda sex
  • pengalaman belajar ngentot
  • Cerita daun muda selingkuh
  • pengalaman belajar ngentot pertama
  • ngentotwaktukecil
  • Belajar ngentot waktu kecil
  • cerita Ngentot masa kecil
  • belajar ngesex waktu kecil
  • belajar ngentot ke yang lebih tua

Tags: #Cerita Daun Muda #cerita dewasa #Cerita Ngentot #Cerita Sex Perawan #terbaru 2016

Tinggalkan pesan "Cerita Sex – Pengalaman Belajar Ngentot Waktu Kecil"